Senin, 02 Juni 2014

ALAT MUSIK TABLA (KENDANG DUA)




          Kata Tabla berasal dari Bahasa Arab yaitu “Tabl”, yang diartikan sebagai drum.

          Tabla telah dikenal sejak abad ke-13 yang menurut histori diciptakan oleh seorang musisi asal India yaitu Sufi Amir Khusro.

Tabla ini sangat populer di negara India. Bahkan pada daerah tertentu di negera tersebut, Tabla dipakai dalam peribadatan, ritual agama, dan upacara pernikahan, sehingga dianggap sebagai musik klasik Hindustan.

Tabla merupakan alat musik perkusi yang terdiri dari 2 buah drum (kendang) yang masing – masing memiliki nada berbeda. Drum ukuran kecil disebut Dayan (Dahina) yang dimainkan menggunakan tangan kanan, kemudian drum ukuran besar disebut Bayan (Biah) dan dimainkan dengan tangan kiri.

Bagian atas yang ditutupi lembaran kulit disebut Membran, dan bagian bulat warna hitam pada bagian tengah kulit tersebut dinamai Kuri. Bahan yang melilit (pengikat) kulit Membran pada Tabla, disebut Puri yang juga terbuat dari kulit.

Cara memainkan Tabla memerlukan telapak tangan dan jari dengan dipukulkan pada bagian atas yang tertutup kulit. Pukulan pada Dayan dan Bayan mampu menghasilkan sekitar 20 bunyi yang berbeda. Sementara tinggi redahnya nada Tabla dilakukan pada saat memukul Bayan sambil menekan pada kulit yang dipukul.

          Umumnya di Indonesia, Tabla dipakai dalam irama musik dangdut.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar